Sejarah

Sejarah

Garda Pangan bermula dari pengalaman salah seorang founder, Dedhy Trunoyudho yang berlatar belakang pengusaha katering pernikahan, yang seringkali menghadapi masalah pembuangan makanan tiap pekannya. Dari sudut pandang bisnis, membuang makanan menjadi pilihan ideal karena cepat, murah, dan praktis untuk dilakukan.

 

Kebiasaan tersebut dicermati oleh Indah Audivtia, istri Dedhy yang melihat pembuangan makanan ini sebagai hal yang menyesakkan dan mengganggu. Kegelisahan itulah yang akhirnya menggerakkan mereka berdua untuk melakukan sesuatu, yaitu mendonasikan makanan berlebih.

 

Bersama Eva Bachtiar, seseorang yang juga mempunyai semangat yang sama untuk menyelesaikan isu pembuangan makanan, mereka bertiga menginisiasi gerakan food bank di Surabaya dengan nama Garda Pangan.

File Dalam Peninjauan

Sesuai dengan komitmen Jagoan Hosting Indonesia sebagai hosting terbaik dalam hal pelayanan dan keamanan, serta komitmen penuh Jagoan Hosting Indonesia untuk mematuhi peraturan dan perundangan yang berlaku, maka Jagoan Hosting Indonesia harus melakukan peninjauan terhadap dokumen ini karena terindikasi melakukan pelanggaran terhadap Aturan Layanan (Terms Of Service) Jagoan Hosting Indonesia.
Silahkan hubungi support Jagoan Hosting Indonesia melalui website utama

Berikut ini adalah bagian relevan dari Terms of Service yang berkaitan dengan situasi ini:
"Setiap konten yang ada pada server Jagoan Hosting Indonesia tidak boleh melanggar peraturan dan perundangan yang berlaku. Jagoan Hosting Indonesia menyediakan layanan sewa layanan dan tidak bertanggung jawab atas setiap konten yang terdapat didalamnya, oleh karena itu terlepas dari segala bentuk tuntutan hukum yang berlaku atas konten pribadi JagFamily jika terbukti terjadi pelanggaran dalam bentuk apapun."