Forum Diskusi WNPG ke-12 di Jawa Timur
Admin
24 Agu 2026

Image courtesy of Garda Pangan
Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Koalisi Sistem Pangan Lestari (KSPL) bersama Garda Pangan mengadakan forum diskusi lintas sektor Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG) ke-12 di Jawa Timur. WNPG sendiri merupakan forum diskusi yang membahas sistem pangan dan gizi di Indonesia, sebagai basis rekomendasi pengambilan kebijakan.
Forum diskusi lintas sektor WNPG ke-12 ini dilaksanakan pada 24 Agustus 2026 di Hotel Movenpick, dimana Garda Pangan sebagai Koordinator Wilayah Tengah KSPL berpartisipasi dalam persiapan hingga pelaksanaan forum diskusi tersebut.
Gambar 1. Foto Bersama antara Narasumber dan Penanggap
Credit: Mario Aditya
Diskusi WNPG ke-12 ini mengusung tema “Penguatan Ekosistem Pangan dan Gizi Nasional untuk Mendukung Intervensi Gizi Skala Besar.” Terdapat tiga narasumber yang memaparkan materi melalui sesi pleno mengenai sistem pangan dan gizi di Jawa Timur dengan masing-masing topik sebagai berikut:
- Kebijakan Ketahanan Pangan dan Gizi di Provinsi Jawa Timur disampaikan oleh Kepala Bidang Ekonomi dan Sumber Daya Alam, Bappeda Jawa Timur;
- Penguatan Produksi dan Ketersediaan Pangan Lokal melalui Penerapan Praktik Pertanian yang Berkelanjutan disampaikan oleh Dosen Agribisnis Digital, Fakultas Ketahanan Pangan Unesa; dan
- Inisiatif Penanganan Susut dan Sisa Pangan disampaikan oleh Dedhy Bharoto Trunoyudho, COO Garda Pangan.
Selain mengundang beberapa narasumber, diskusi WNPG ke-12 juga mengundang beberapa pakar sebagai tim perumus dan penanggap saat diskusi berlangsung. Beberapa pakar yang hadir, baik secara online maupun offline meliputi:
- Prof. Nimmi Zulbainarni, S.Pi., M.Si.
- Prof. dr. Rina Agustina, M.Sc., Ph.D.
- Prof. Achmad Suryana, MS.
- Prof. Dr. Edi Santosa, S.P., M.Si.
Peserta undangan yang hadir di dalam diskusi juga berasal dari berbagai sektor, baik dari pemerintah, organisasi masyarakat sipil, komunitas, LSM, dan beberapa asosiasi usaha di sektor _hospitality _maupun food service yang ada di Jawa Timur.
Gambar 2. Sesi FGD bersama fasilitator dari tim KSPL.
Credit: Didit Andzas Bachtiar
Selain pemaparan materi melalui sesi pleno, kegiatan diskusi dilanjutkan dengan membentuk _Forum Group Discussion _(FGD). FGD dibagi menjadi dua topik, yaitu meliputi:
- Produksi dan ketersediaan pangan lokal, termasuk metode pertanian berkelanjutan.
- Kelembagaan dan tata kelola pangan dan gizi, utamanya pada isu food loss and waste (FLW).
Secara keseluruhan, forum diskusi berlangsung dengan lancar, dengan antusiasme dan partisipasi aktif dari para peserta. Diharapkan hasil FGD yang diselenggarakan menjadi masukan berarti dalam menyusun rekomendasi untuk memperkuat sistem pangan dan gizi di Indonesia.
